Kampar — Warga Kampung Pulau, Kelurahan Pulau, Kecamatan Bangkinang, Kabupaten Kampar, menyoroti kondisi proyek semenisasi yang dinilai amburadul dan sudah mengalami kerusakan meski baru dibangun belum genap satu tahun. Proyek tersebut diketahui menggunakan anggaran Dana Kelurahan Pulau tahun 2024 dengan total nilai sekitar Rp400juta.
Pantauan awak media di lapangan pada rabu (5/11/2025) menunjukkan bahwa semenisasi yang berada di depan kantor Lurah Pulau tersebut tampak retak dan sebagian permukaannya telah hancur. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar dari masyarakat terhadap mutu dan kualitas pekerjaan proyek tersebut.
Salah seorang warga setempat yang enggan disebut namanya mengungkapkan rasa kecewanya terhadap hasil pekerjaan yang dinilai asal-asalan.
“Ya benar, ini proyek dari kelurahan. Umurnya baru satu tahun sudah hancur. Kualitas dan mutu proyek ini kami pertanyakan. Pelaksana proyek mesti bertanggung jawab karena ini dibangun di jalan umum,” ujarnya.
Warga berharap pihak kelurahan maupun instansi terkait segera turun tangan untuk memeriksa kembali pekerjaan tersebut. Mereka juga meminta agar ada transparansi dan pengawasan ketat terhadap setiap penggunaan dana pembangunan di wilayah Kelurahan Pulau.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kelurahan Pulau belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi proyek semenisasi yang menuai kritik dari warga tersebut.
Redaksi
![]()
