Tapanuli Tengah– Kegiatan monitoring normalisasi Sungai Aek Harse di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah berlangsung lancar pada Minggu, 17 Mei 2026 pukul 09.00 WIB.
Normalisasi ini dilakukan untuk mengantisipasi banjir dan memperlancar aliran sungai menjelang musim hujan. Pengerjaan di lapangan meliputi 4 fokus utama, *Pengerukan sungai* untuk memperdalam dan memperlebar badan sungai yang mengalami pendangkalan akibat sedimentasi, *Pembuatan tanggul buatan* dari material sedimen hasil kerukan, guna memperkuat tebing sungai dan mencegah luapan air ke pemukiman warga, *Penggalian pondasi Sabodam* sebagai struktur penahan sedimen dan pengendali aliran dan *Pemasangan Retaining bolt* untuk memperkuat konstruksi sabodam agar lebih tahan terhadap tekanan air.
Seluruh pekerjaan didukung oleh *5 unit excavator* yang dikerahkan sejak pagi hari. Monitoring di lapangan dipimpin langsung oleh *Babinsa Koramil 03/Pandan, Peltu Raynol Hermes Tambunan*. Kehadiran Babinsa bertujuan memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, aman, dan tepat sasaran bagi masyarakat sekitar.
Dandim 0211/Tapanuli Tengah melalui Danramil 03/Pandan menyampaikan apresiasi atas kerja sama antara TNI, Pemkab Tapanuli Tengah, dan masyarakat dalam kegiatan normalisasi ini. “Normalisasi Sungai Aek Harse ini adalah langkah preventif yang sangat penting. Saya mengapresiasi semangat gotong royong dan kerja cepat di lapangan. Harapannya, dengan selesainya pengerukan dan pembangunan sabodam, risiko banjir di Kelurahan Hutanabolon bisa diminimalisir. TNI akan terus hadir mendampingi masyarakat untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan warga,” ujar Dandim 0211/TT melalui Danramil 03/Pandan.
Kegiatan monitoring ditutup dengan evaluasi singkat dan koordinasi lanjutan terkait jadwal pekerjaan berikutnya. Warga setempat menyambut baik program ini karena selama ini aliran Sungai Aek Harse kerap meluap saat curah hujan tinggi.
![]()
