Kampar : Fakta24jam.com Masyarakat Kabupaten Kampar kembali mempertanyakan arah dan kejelasan pembangunan di daerah ini. Menjelang pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun ini, sorotan tajam tertuju pada proyek-proyek pembangunan yang sebelumnya telah dianggarkan, namun tak kunjung terlihat realisasinya di lapangan.
Sejumlah warga menilai bahwa hingga kini belum tampak tanda-tanda pelaksanaan proyek yang sebelumnya sudah dijanjikan dan telah masuk dalam anggaran APBD murni. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan dan kekhawatiran publik mengenai efektivitas penggunaan anggaran daerah.
“Sebelum bicara APBD-P, mestinya Pemkab Kampar terbuka dulu ke publik soal proyek lama. Mana buktinya? Lapangan mana yang sudah dibangun, jalan mana yang diperbaiki?,” ujar salah seorang tokoh masyarakat di Tapung yang enggan disebutkan namanya.
Transparansi pelaksanaan anggaran menjadi tuntutan utama masyarakat agar kepercayaan terhadap pemerintah tidak terus menurun. Apalagi, APBD-P sebentar lagi akan dibahas antara eksekutif dan legislatif, namun belum ada laporan yang jelas mengenai capaian fisik maupun serapan anggaran dari kegiatan sebelumnya.
“Jangan sampai APBD-P hanya jadi tempat penumpukan program baru yang juga tidak akan direalisasikan,” tambah warga tersebut.
Pemerintah Kabupaten Kampar diharapkan segera memberikan penjelasan terbuka terkait kondisi riil pembangunan dan penggunaan anggaran sebelumnya, agar publik dapat menilai dan mengawasi dengan informasi yang utuh dan objektif.
(Red)
![]()
