Kampar – Masyarakat Kabupaten Kampar, khususnya di Bangkinang Kota, mendesak Dinas Koperasi dan Perdagangan Pasar Kabupaten Kampar segera melakukan uji tera ulang (Terra Kir) di Pasar Bangkinang. Desakan ini muncul setelah banyak pembeli mengaku dirugikan akibat timbangan pedagang yang tidak akurat.
Seorang konsumen yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya saat membeli bawang di pasar.
“Beli bawang di pasar 1 kilogram, pas sampai di rumah ternyata hanya 8,5 ons. Ini membuktikan dinas perdagangan pasar tidak becus bekerja. Kami merasa sangat dirugikan dan kecewa,” ujarnya kepada media ini, Kamis (11/9/2025).
Keluhan serupa disebut bukan hanya sekali dua kali terjadi. Warga menilai Dinas Perdagangan tidak pernah serius menindaklanjuti masalah timbangan pasar meski sudah sering dijanjikan akan dilakukan tera ulang.
“Sejak dulu mereka hanya janji akan menurunkan tim, tapi sampai sekarang tidak ada bukti. Kami minta Bupati Kampar Ahmad Yuzar segera mencopot Kepala Dinas Perdagangan, karena tidak becus bekerja,” tambah warga lainnya.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kampar, Dendi, menegaskan pihaknya siap menurunkan tim untuk melakukan pengecekan.
“Kalau bisa tunjukkan kedainya, biar saya turunkan tim tera. Apa nama warungnya?” tulis Dendi.
Namun, jawaban itu justru kembali menuai kritik warga.
“Cari saja sendiri, itu sudah kewajiban kalian selaku dinas yang berkompeten. Itu kerja kalian, bukan kerja kami. Kami sebagai konsumen hanya ingin dilayani dengan baik, bukan malah terus dirugikan,” tegas warga.
Hingga kini, masyarakat masih menunggu langkah nyata dari Dinas Perdagangan Kabupaten Kampar untuk memastikan timbangan pedagang pasar sesuai standar dan tidak merugikan pembeli.
(Red)
![]()
