Kampar : Fakta24jam.com– – Kegiatan shalawatan yang digelar atas inisiatif Wakil Bupati Kampar menuai sorotan tajam dari masyarakat. Pasalnya, meski telah mengundang warga untuk menghadiri acara keagamaan tersebut, sang Wakil Bupati justru tidak hadir di lokasi acara. Ironisnya, dalam pemberitaan yang beredar, ia malah menyebut kegiatan tersebut berjalan sukses.
“Bagaimana bisa dibilang sukses, sementara yang mengundang saja tak muncul? Ini sangat mengecewakan,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang turut hadir dalam acara tersebut.
Warga mempertanyakan komitmen Wakil Bupati terhadap kegiatan yang semestinya menjadi momen spiritual bersama. Ketidakhadiran tanpa alasan jelas dinilai sebagai bentuk tidak serius dalam membina hubungan dengan masyarakat, khususnya dalam kegiatan keagamaan Sabtu (5/7).
Lebih lanjut, sejumlah warga menyayangkan sikap Wakil Bupati yang justru mengklaim kegiatan itu berhasil tanpa menyaksikan langsung antusiasme maupun kekurangan di lapangan.
“Kalau cuma mau nama, jangan jadikan agama sebagai panggung. Ini acara shalawat, bukan konten politik,” ucap seorang ibu dari kalangan majelis taklim.
Situasi ini menambah daftar panjang ketidakpuasan publik terhadap gaya kepemimpinan yang dinilai lebih mengedepankan pencitraan ketimbang kehadiran nyata di tengah masyarakat.
**Red**
![]()
