Limapuluh Kota,Fakta24jam.com – Puluhan Warga masyarakat Jorong Ikan Banyak Nagari, Pandam Gadang, Kec. Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat mendadak mendatangi kantor walinagari setempat akan peristiwa dugaan isu pelecehan yang dilakukan oleh walinagari terhadap pegawainya beberapa bulan belakang. Peristiwa yang menghebohkan ini, bukan hanya terdengar didalam nagari setempat namun keluar nagari tetanggapun berita ini beredar, Kamis (4/7/2025).
Terpantau bersama awak media saat dilokasi ruang pertemuan kantor Walinagari Pandam Gadang juga terlihat mantan anggota DPRD dari Fraksi Gerindra 50 Kota Khairul Apit periode 2019 – 2024 yang merupakan tokoh yang disegani oleh masyarakat Pandam Gadang saat ini.
Kedatangan warga didampingi oleh para tokoh masyarakat Jorong Ikan banyak serta dihadiri beberapa perwakilan perangkat,ninik mamak, pemuda,jorong Serta Bhabinkamtibmas dan Babinsa mempertanyakan proses penanganan beberapa kasus yang terjadi sempat menghebohkan warga masyarakat Pandam Gadang isu dugaan pelecehan yang terjadi.
Salah satunya dugaan pelecehan yang dilakukan oleh Walinagari berinisial ( D) dengan mengganggu salah satu bawahannya yang akrap sapa berinisial (A), dalam kegiatan tersebut dikoordinir langsung oleh walinagari Pandam Gadang dengan mengikut sertakan Bamus,Jorong serta seluruh unsur masyarakat yang berjumlah sekitar lebih kurang 20 orang.
Tokoh masyarakat serta mantan anggota DPRD 50 Kota Khairul Apit mewakili serta menegaskan, kedatangan mereka tidak lain untuk meminta kejelasan proses klarifikasi isu pelecehan seksual terhadap staf perangkat Nagari Pandam Gadang yang belum tuntas serta masyarakatpun berharap walinagari bisa memberikan klarifikasi dalam menyelesaikan permasalahan yang menghebohkan ini.
” Kami hanya meminta pertanggung jawaban walinagri serta klarifikasinya tentang isu pelecehan seksual terhadap saudari ( A ), ” ungkapnya.
Pihaknya juga sangat menyayangkan sikap walinagari Pandam Gadang yang tidak mau transparan tentang peristiwa dugaan pelecehan seksual ini sehingga berita ini beredar ditengah masyarakat hingga ke jorong tetangga. “Karena belum adanya klarifikasi pernyataan walinagari sehingga memancing dan menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat,” terangnya.
Adapun tuntutan masyarakat masyarakat jorong Ikan Banyak Nagari Pandam Gadang sebagai berikut :
– Meminta kepada Walinagari Pandam Gadang untuk mengklarifikasi tentang dugaan Isu pelecehan seksual terhadap inisial (A)
– Meminta pada walinagari harus bersikap jujur terhadap isu dugaan pelecehan terhadap bawahannya, sehingga korban mundur dari pekerjaannya menjadi tanda tanya besar dikalangan masyarakat dengan alasan dapat pekerjaan baru.
– Masyarakat menuntut kejelasan dana PAN nagari Pandam Godang yang uangnya bersumber dari BPSPAM
– Menuntut Walinagri bersikap transparan dalam keuangan Dana Desa serta harus membuat rincian anggaran Dana Desa Pandam Gadang sehingga terpanpang jelas di kantor Walinagari.
– Menuntut pelaksanaan proyek Nagari sesuai RAB atas musyarawarah yang disetujui bersama.
Sementara itu, perwakilan pemuda jorong Ikan Banyak nagari Pandam Gadang yang tidak mau disebutkan namanya mengimbau kepada pihak kepolisian untuk segera memproses tindak pidana pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Walinagari Pandam Gadang.Karena permasalahan tersebut dinilai sangat sensitif karena menyangkut harkat dan martabat korban pelecehan.
“Kami juga meminta keseriusan pihak walinagari dan perangkat untuk objektif menerangkan kepada masyarakat secara profesional tentang kasus dugaan pelecehan seksual untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap penanganan hukum di wilayah ini,” tegasnya dipenutup.(bersambung)
![]()
