Kampar : FAKTA24JAM.COM – Sehebat apapun seorang bupati dan wakilnya, keberhasilan kepemimpinan tetap ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Di Kampar, kondisi ini menjadi sorotan karena dinilai banyak dinas yang memiliki SDM lemah dan tidak mampu menjalankan tugas pemerintahan secara optimal.
Banyak pegawai di lingkungan dinas justru terlihat lebih fokus berlomba-lomba memperkaya diri, ketimbang menunjukkan dedikasi untuk kemajuan daerah. Sikap ini menjadi sinyal buruk bagi pelayanan publik serta pencapaian program-program strategis pemerintah daerah.
“Kita melihat sendiri, pegawai yang ada hanya sibuk memantapkan ekonomi pribadi. Bukan untuk negeri. Ini bukan lagi rahasia umum,” ujar salah satu tokoh masyarakat Kampar yang enggan disebutkan namanya.
Untuk itu, masyarakat meminta agar Bupati Kampar lebih jeli dan tegas mengevaluasi para pejabat dan staf di bawahnya. Tidak cukup hanya dengan visi-misi yang baik dari kepala daerah, tapi juga dibutuhkan pelaksana teknis yang profesional, berintegritas, dan loyal kepada kepentingan rakyat.
“Kalau bawahannya lemah, bagaimana program bupati bisa jalan? Jangan sampai yang di bawah justru jadi beban,” tambahnya.
Masyarakat berharap adanya reformasi birokrasi secara menyeluruh, termasuk penempatan pegawai berdasarkan kompetensi dan rekam jejak yang jelas, agar kinerja pemerintahan bisa meningkat dan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah bisa pulih kembali.
**Dani**
![]()
