Bangkinang ; Fakta24jam.com–– Mantan aktivis Universitas Indonesia (UI) tahun 1999, Ateng, angkat bicara soal isu yang berkembang di tengah masyarakat Kampar mengenai pembelian rumah oleh Kepala Dinas Pariwisata Kampar, Zamhur. Ia menilai, opini-opini liar yang digiring oleh sekelompok mahasiswa dinilai tidak berdasar dan justru memperkeruh suasana.
Menurut Ateng, tidak ada yang salah jika seseorang membeli rumah, apalagi jika sumber keuangannya dapat dipertanggungjawabkan. “Zamhur itu seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), istrinya juga sudah tiga periode menjadi anggota dewan. Selain itu, beliau memiliki kebun sawit. Jadi, tidak elok jika kita langsung menuduh tanpa data,” ujarnya, Senin (27/5).
Ateng mengimbau mahasiswa agar lebih bijak dalam menyikapi isu-isu publik. Ia menilai, sikap kritis memang penting, namun harus dibarengi dengan data dan fakta yang valid. “Jangan su’uzan. Carilah data yang pasti. Malu kita melihat aksi-aksi adik-adik mahasiswa yang tidak jelas arah dan tujuannya,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tetap menjunjung tinggi nilai-nilai akademik dan etika dalam menyampaikan pendapat. “Aksi boleh, bicara boleh, tapi harus berdasarkan fakta, bukan asumsi,” pungkasnya.
Sumber ; ijup
Editor ; Dani
![]()
