SIBOLGA – Bank Indonesia Sibolga menggelar Focus Group Discussion (FGD) Rapat Pendalaman Asesmen Pengembangan Ekonomi Daerah dalam rangka memperkuat fungsi advisory kepada pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan guna mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Pantai Barat Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung pada Selasa (28/7/2026) pukul 09.00 WIB di Aula Graha Nauli Kantor Bank Indonesia Sibolga, Jalan Sutomo, Kelurahan Simaremare, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga.
Forum strategis tersebut dihadiri unsur Forkopimda serta berbagai pemangku kepentingan dari Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kota Padang Sidempuan, hingga Kabupaten Padang Lawas Utara. Hadir di antaranya Sekretaris Daerah Kota Sibolga Herman Suwito mewakili Wali Kota Sibolga, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi, Wali Kota Padang Sidempuan Letnan Dalimunthe, perwakilan Danrem 023/Kawal Samudera, Dandim 0211/Tapanuli Tengah Letkol Arh Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr.SOU, perwakilan Danlanal Sibolga, Dansatradar 103, pimpinan DPRD, KPPN Sibolga, perbankan, Bulog, Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, serta sejumlah instansi dan pelaku usaha lainnya.
FGD dipandu Wanda Fransisca Sibagariang dengan menghadirkan narasumber Basyri Nasution selaku Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Tapanuli Tengah, Kepala Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing Willy Jhonatan P. Sinaga, General Manager Garuda Indonesia Medan/Sumatera Utara Bobi Pratama Saragih, serta Asisten Manager Unit Statistik dan Kehumasan Bank Indonesia Sibolga Yudho Wijoseno.
Sejumlah materi strategis dibahas dalam forum tersebut, di antaranya hasil asesmen potensi pembukaan rute penerbangan FLZ–CGK (Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing–Jakarta), rencana pengembangan Bandara FL Tobing, kesiapan infrastruktur sebagai pintu gerbang transportasi udara menuju kawasan Pantai Barat Sumatera Utara, serta perkembangan industri penerbangan nasional dan peluang maskapai membuka rute baru.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk mendukung penguatan konektivitas udara melalui pengembangan Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing. Menurutnya, pembukaan rute penerbangan langsung menuju Jakarta akan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan investasi, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta mengembangkan sektor pariwisata di wilayah Pantai Barat Sumatera Utara.
Sementara itu, Dandim 0211/Tapanuli Tengah Letkol Arh Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr.SOU menyampaikan dukungan penuh terhadap setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Konektivitas transportasi merupakan salah satu kunci percepatan pembangunan daerah. Kodim 0211/Tapanuli Tengah siap bersinergi dengan pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan seluruh stakeholder dalam mendukung pengembangan Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing sebagai gerbang ekonomi dan pariwisata Pantai Barat Sumatera Utara. Kami berharap kolaborasi ini mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta meningkatkan daya saing daerah,” ujar Dandim.
Diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanggapan dan tanya jawab dari seluruh peserta yang membahas berbagai aspek kesiapan infrastruktur, dukungan dunia usaha, hingga peluang investasi dalam mendukung pembukaan rute penerbangan baru. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang bersama pada pukul 12.40 WIB dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, serta kondusif.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat pengembangan konektivitas transportasi udara yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, dan pariwisata di kawasan Pantai Barat Sumatera Utara.
![]()
