TAPANULI TENGAH – Komitmen TNI AD dalam mendukung pelestarian lingkungan kembali ditunjukkan oleh Komandan Kodim (Dandim) 0211/Tapanuli Tengah, Letkol Arh Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr.SOU, yang menghadiri sekaligus mengikuti kegiatan penanaman mangrove pada rangkaian Latihan Bersama (Latma) Multinasional Pacific Partnership 2026 di kawasan Muara Siput Labuhan Angin, Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu (26/7/2026) sore.
Kehadiran Dandim 0211/Tapteng bersama jajaran TNI, pemerintah daerah, serta delegasi negara sahabat menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus memperkuat kerja sama internasional di bidang kemanusiaan dan lingkungan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapuskes TNI Laksma TNI Dr. dr. R.M. Tjahja Nurrobi, M.Kes., Sp.OT(K) Hand, Dansatgas Latma Pacific Partnership Kolonel Laut (K) Dr. dr. Husnindarsyasya HB, S.E., M.Kes., Sp.OT, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahfud Efendi Lubis, Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Haka Andinantha, M.Tr.Opsla, Dansatradar 234 Sibolga Letkol Lek Heri Nur Nugroho, Kasi Ops Korem 023/KS Letkol Inf Amran Samosir, delegasi Amerika Serikat dan negara mitra, serta sejumlah unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan sambutan dari Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Dansatgas Latma Pacific Partnership, dan Wakapuskes TNI. Selanjutnya seluruh peserta melaksanakan penanaman ratusan bibit mangrove secara simbolis di kawasan pesisir Muara Siput Labuhan Angin sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan, pencegahan abrasi, serta penguatan ketahanan wilayah pesisir.
Aksi penghijauan tersebut berlangsung penuh semangat dan menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, masyarakat, pelajar, dan mitra internasional dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.
Dandim 0211/Tapanuli Tengah Letkol Arh Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr.SOU mengatakan bahwa keterlibatan Kodim 0211/Tapteng dalam Latihan Bersama Pacific Partnership 2026 merupakan implementasi nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, tidak hanya melalui aspek pertahanan, tetapi juga dalam upaya menjaga kelestarian alam.
“Kegiatan penanaman mangrove ini merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap lingkungan pesisir. Kodim 0211/Tapanuli Tengah siap mendukung setiap program yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan kelestarian alam. Melalui Latma Pacific Partnership 2026, kami juga memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, masyarakat, serta negara-negara sahabat dalam mewujudkan lingkungan yang lestari dan tangguh menghadapi berbagai tantangan,” ujar Letkol Arh Wahyu Hidayat.
Ia menambahkan, keberadaan hutan mangrove memiliki peran strategis sebagai benteng alami untuk melindungi garis pantai dari abrasi, menjaga habitat biota laut, sekaligus menjadi warisan lingkungan bagi generasi mendatang.
Kegiatan penanaman mangrove berakhir sekitar pukul 17.23 WIB dan berlangsung dalam suasana aman, tertib, serta penuh semangat kebersamaan. Momentum ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen TNI bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pelestarian ekosistem pesisir di Kabupaten Tapanuli Tengah.
(Tim Red-)
![]()
