Kampar – Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PERKIM) Kabupaten Kampar, Hanip, menjadi sorotan publik setelah sebuah video wawancaranya tersebar luas di media. Dalam rekaman tersebut, Hanip menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas pengelolaan 34 paket proyek yang sedang berjalan di dinas yang ia pimpin. Ia juga menyatakan bahwa seluruh proses dijalankan secara profesional.
Pernyataan itu muncul sebagai klarifikasi atas isu yang menyebut adanya campur tangan Sekretaris Daerah Kampar dalam proyek tersebut. Anib membantah tuduhan itu dan menegaskan bahwa sebagai kepala dinas, ia adalah pihak yang bertanggung jawab penuh.
Ia juga menyampaikan bahwa sebelum isu proyek ini ramai dibicarakan, dirinya sempat dikunjungi oleh Ketua Gapensi Kampar, Ihcan. Kunjungan tersebut memunculkan tanda tanya, mengingat waktunya berdekatan dengan munculnya pemberitaan mengenai 34 paket proyek.
Pernyataan Hanip menambah sorotan terhadap mekanisme penunjukan rekanan proyek di Kampar. Sejumlah pengusaha lokal mengkritisi sistem yang ada setelah ditemukan perusahaan yang menerima lebih dari dua paket pekerjaan, yang dianggap bertentangan dengan prinsip pemerataan.
Hingga saat ini, Ketua Gapensi Kampar Ihcan belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait pernyataan Hanip yang menyebut namanya secara langsung.
(Tim Redaksi)
![]()
