Kampar ; fakta24jam.com — Sikap Kadis Damkar Kampar, Henry Dunan, yang menggunakan kata-kata tidak Pantas saat diwawancarai Tim media, menuai sorotan tajam oleh pihak Lembaga LSM Penjara Kabupaten Kampar.
Pria yang Kerap di Sapa Udo Muslim, selaku Ketua LSM Penjara Kampar, menyatakan bahwa perilaku Kadis Damkar tersebut melanggar etika sopan santun dan profesionalisme sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Lagi lagi perkataan Seksual Verbal ini di lontarkan oleh kadis damkar Pertepatan di bulan suci ramadhan.
“Apa yang dilakukan Kadis Damkar sangat tidak pantas, terlebih di bulan suci Ramadhan. Kampar negeri yang berjuluk sebagai negeri ‘Serambi Mekkah’, tapi pejabat tak punya etika seperti Dunan”,Geram Muslim. dalam bicara.
Hal ini Justru picu marah nya lembaga LSM atas perkataan Kadis Damkar tidak mencerminkan sikap yang terpuji,” ujarnya.
LSM Penjara meminta Bupati Kampar untuk mengambil tindakan tegas dengan mencopot jabatan Kadis Damkar karena perilakunya yang tidak sesuai dengan etika ASN. “ASN harus berbicara sopan dan profesional dengan masyarakat dan insan pers, sebagaimana tertuang dalam UU,” tegas Muslim.
Masalah ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme ASN dalam melayani masyarakat.
Yang sebelumnya Kepala Dinas (Kadis) Damkar Kampar Henri Dunan Berani Bicara Kotor carut marut melontarkan bahasa “Ancuok” Kata-kata yang tidak patut di contoh yang kami maksud Ketika awak media mempertanyakan Perihal Kegiatan diksar personil Damkar yang akan di selenggarakan habis lebaran idul Fitri di hotel labersa, kata Dunan “Ang kalau batino lah den ancuak ang. Yang di artikan,”Kau kalau wanita sudah ku kentot yang di lontarkan pada bulan suci ramadhan,”tandas Kadis DAMKAR Kampar.
**Dani**
![]()
